Himbauan kepada pemilik Angkutan Kota diwajibkan untuk melengkapi Administrasi dalam Izin Trayek

Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok mengimbau kepada para pemilik angkutan kota (angkot) di Kota Depok untuk mengurus kewajiban administrasi terkait izin trayek. Jika dalam waktu 30 hari ke depan imbauan ini tidak diindahkan, Dishub terpaksa akan mencabut izin trayek angkot bermasalah tersebut.

“Kami sudah berupaya memberikan surat teguran berulang. Dari 2.284 angkot yang ada, sebanyak 377 unit kendaraan sudah kami bekukan izin trayeknya dan kami beri waktu 30 hari kalender agar para pemilik angkot memenuhi kewajibannya. Kalau tidak diindahkan juga, maka akan dikenakan tahapan selanjutnya berupa sanksi pencabutan izin trayek,” tegas Kepala Dishub Kota Depok Gandara Budiana, di Balai Kota, Jumat (15/09/17).

Dikatakannya, sesuai dengan Peraturan Wali Kota Nomor 08 Tahun 2015 tentang Persyaratan dan Prosedur Pemberian Izin Penyelenggaraan Angkutan Orang Dalam Trayek, pemilik angkutan wajib memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan. Dikatakan Gandara, Dishub memiliki kewenangan untuk memberikan sanksi administrasi bagi para pemilik angkutan umum dalam kota yang belum memenuhi kewajiban dengan mengirim surat peringatan bertahap sebanyak tiga kali.

“Adapun kewajiban yang harus dipenuhi yaitu dengan melengkapi perizinan trayek, kartu pengawasan, pengujian kir dan harus diselesaikan dalam kurun waktu 30 hari, sesuai ketentuan. Apabila tidak ditindaklanjuti maka izinnya akan dicabut,” lugasnya.

Dirinya berharap, para pemilik angkutan maupun badan usaha yang menaungi 377 angkutan yang bermasalah tersebut, dapat memperhatikan teguran pihaknya. Hal ini dilakukan sebagai fungsi pengawasan yang harus dilakukan agar penataan transportasi di Kota Depok berjalan tertib.

 

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*